Jurnal Refleksi Dwi Mingguan - Modul 2.1 Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 7

Pendidikan Guru Penggerak sudah memasuki paket modul 2, diawali Modul 2.1 tentang memenuhi kebutuhan belajar murid melalui pembelajaran berdiferensias

jurnal refleksi dwi mingguan modul 2.1

Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi

Saya Melly Artika Retponingtias, Calon Guru Penggerak Angkatan 7 Kabupaten Probolinggo.
Jurnal ini disusun berdasarkan kegiatan yang telah saya lalui selama dua minggu dari tanggal 08 Februari 2023 sampai 22 Februari 2023.

Dalam pembuatan jurnal dwi mingguan ini saya menggunakan model 4F. 4F merupakan model refleksi yang dikembangkan oleh Dr. Roger Greenaway. 4F dapat diterjemahkan menjadi 4P, yang mencakup: 1) Fact; 2) Feeling; 3) Findings; dan 4) Future.

1. Facts (Peristiwa):

Pendidikan Guru Penggerak sudah memasuki paket modul 2, diawali Modul 2.1 tentang memenuhi kebutuhan belajar murid melalui pembelajaran berdiferensiasi.

Rabu, 08 Februari 2023
Saya mengerjakan pre-test Paket Modul 2 di LMS. Pre test dikerjakan dalam kurun waktu 1 jam. Dan itu tidak bisa ditinggalkan, karena waktu di LMS terus berjalan, dan apabila ditinggalkan, maka waktu akan berlalu, dan pre test tidak akan selesai. Oleh karena itu, pada saat mengerjakan pre-test harus mencari waktu yang tepat, jaringan yang kuat, karena apabila jaringan yang tidak stabil akan menyebabkan pre test tidak terlaksana dengan baik. Setelah pre test dilanjutkan dengan Mulai dari diri dan Eksplorasi Konsep Mandiri modul 2.1. yang dilakukan secara mandiri dengan mengerjakan tugas di LMS.

Kamis, 09 Februari 2023
Dalam satu hari ini masih mendalami Eksplorasi Konsep Mandiri modul 2.1. yang dilakukan secara mandiri dengan mengerjakan tugas di LMS.

Jumat, 10 Februari 2023
Dalam satu hari ini masih mendalami Eksplorasi Konsep Diskusi modul 2.1. Saya berdiskusi dengan rekan Calon Guru Penggerak lainnya membahas tentang memenuhi kebutuhan belajar murid melalui pembelajaran berdiferensiasi.

Pelaksanaan Pendampingan Individu 2
Disela-sela mengerjakan tugas, terdapat kegiatan pendampingan individu 2 yang dimulai dari hari Senin, 06 Februari 2023 sampai hari Jumat, 10 Februari 2023. Saya mendapatkan jadwal pendampingan individu pada Hari Rabu, 08 Februari 2023 bertempat di SD Negeri Semampir I Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Dalam pelaksanaannya, pendampingan individu 2 dijadikan satu bersama rekan calon guru pennggerak dalam satu instansi walaupun berebda kelas dan pengajar praktik. Kegiatan selama pendampingan yaitu membahas tentang visi guru penggerak dan visi sekolah. Calon guru penggerak di dampingi oleh pengajar praktiknya masing-maning.
Link pendampingan individu 2: https://youtu.be/fv1l6h29dpE 

Sabtu, 11 Februari 2023
Pelaksanaan Lokakarya 2 dilaksanakan di SMPN 1 Kraksaan. Lokakarya 2 terdiri dari 3 kelompok membahas tentang visi guru penggerak dan budaya positif. Kami dibimbing oleh pengajar praktik dalam menerapkan segitiga restitusi dalam bermain peran.

Senin, 13 Februari 2023
Dalam satu hari ini masih mendalami Eksplorasi Konsep Diskusi modul 2.1. Saya berdiskusi dengan rekan Calon Guru Penggerak lainnya membahas tentang memenuhi kebutuhan belajar murid melalui pembelajaran berdiferensiasi. Pada hari ini juga merupakan batas terakhir pengumpulan tugas Eksplorasi Konsep Diskusi modul 2.1.

Selasa, 14 Februari 2023 – Rabu, 15 Februari 2023
Kegiatan Ruang Kolaborasi Modul 2.1 dilakukan secara daring melalui gmeet. Diikuti oleh dua kelompok dibawah satu naungan fasilitator. Hari pertama, fasilitator menyampaikan materi yang akan digunakan untuk berdiskusi dengan kelompok yang sudah ditemtukan oleh fasilitator. Hari kedua presentasi hasil kelompok yang ditanggapi oleh kelompok lain dan pertanyaan serta jawaban dari kelompok. Kegiatan ini bertujuan lebih memahami pembelajarn berdiferensiasi. Hasil dari kegiatan ini dikumpulkan tepat waktu, yaitu pada hari Senin, 20 Februari 2023, jangan sampai melewati waktu yang telah ditentukan. Karena sudah ada batas waktu pengumpulan tugas di LMS.

Kamis, 16 Februari 2023 – Jumat, 17 Februari 2023
Dalam dua hari ini kegiatan yang dilakukan adalah demonstrasi kontekstual Modul 2.1 Tujuan dari kegiatan ini yaitu membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran berdiferensiasi. Sehingga peserta Calon Guru Penggerak dapat mempraktikkannya di kelas dan dikemas dalam bentuk yang sesuai. Hasil dari kegiatan ini dikumpulkan tepat waktu, yaitu pada hari Rabu, 22 Februari 2023 untuk mendiskusikan hasil RPP berdiferensiasi dengan rekan guru penggerak di dalam kelompok dan Rabu, 08 Maret 2023 untuk hasil RPP berdiferensiasi yang telah diperbaiki melalui hasil diskusi, jangan sampai melewati waktu yang telah ditentukan. Karena sudah ada batas waktu pengumpulan tugas di LMS.

Minggu, 19 Februari 2023
Kegiatan membuat jurnal refleksi dwimingguan Modul 2.1. Dalam kegiatan ini Calon Guru penggerak dapat menuangkan segala peristiwa yang dialami dalam mengikuti kegiatan selama 2 minggu.

Senin, 20 Februari 2023
Kegiatan yang dilakukan adalah Elaborasi pemahaman Modul 2.1. Kegiatan ini dibuka oleh instruktur yaitu Ibu Aryanthi Jauhartina dan diikuti oleh fasilitator, pengajar praktik dan 5 kelompok Calon guru penggerak. Kegiatan dilakukan melalui gmeet. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengelaborasi pemahaman kita mengenai pembelajaran berdiferensiasi. Namun sebelum melakukan elaborasi pemahaman bersama instruktur, kita diminta untuk menuangkan berbagai pertanyaan mengenai materi tentang penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang masih ingin digali lebih lanjut pada aktivitas ini. Sehingga pada kesempatan ini peserta dapat menuangkan segala hal yang masih menjadi pertanyaan kepada instruktur.

Selasa, 21 Februari 2023
Kegiatan yang dilakukan adalah koneksi antar materi Modul 2.1. Kegiatan ini bertujuan membuat kesimpulan dan refleksi pengetahuan dan pengalaman baru yang dipelajari dari pembelajaran berdiferensiasi yang dikaitkan dengan paket modul satu, yaitu Modul 1.1 Pemikiran Ki Hadjar Dewantara, Modul 1.2 Nilai dan Peran Guru Penggerak, Modul 1.3 Visi Guru Penggerak, dan Modul 1.4 Budaya Positif. Hasil dari kegiatan ini dikumpulkan tepat waktu, yaitu pada hari Jumat, 24 Februari 2023, jangan sampai melewati waktu yang telah ditentukan. Karena sudah ada batas waktu pengumpulan tugas di LMS.

Rabu, 22 Februari 2023
Kegiatan yang dilakukan adalah aksi nyata Modul 2.1. Kegiatan ini bertujuan mendiskusikan penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang akan dilakukan di kelas.

2. Feelings (Perasaan):

Perasaan yang saya rasakan selama mengikuti pendidikan Calon Guru Penggerak pada modul 2.1 ini saya merasa tugas-tugas yang ada di LMS sangat menyita waktu karena setiap hari ada saja kegiatan yang harus dilakukan, dan fokus mengisi berbagai tugas, serta harus mengikuti Gmeet bersama fasilitator. Selain itu, ada kekhawatiran, mulai dari perasaan bagaimana nanti jika tidak bisa mengikuti kegiatan sepenuhnya, tidak bisa menyelesaikan tugas di LMS, sakit pada saat kegiatan, ataupun kendala teknis misalnya masalah jaringan internet. Namun semua itu tidak menjadikan saya patah semangat, karena kegiatan Gmeet bisa mempertemukan saya dengan rekan CGP, Pengajar Praktik, Fasilitaor, dan instruktur yang hebat dan punya semangat tinggi yang menjadi motivasi saya. Tentu saja ada juga suatu harapan saya, yaitu dukungan dari mulai keluarga, pimpinan, rekan sejawat, rekan Calon Guru Penggerak, Fasilitator dan Pengajar Praktik.
Selain itu, perasaan saya mengikuti kegiatan di dua minggu. ini sangat senang sekali dan bangga. Senang karena saya bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman tentang pembelajaran berdiferensiasi. Walaupun saat saya merasakan tugas-tugas yang awalnya menjadi beban, lambat laun saya mulai terbiasa menjalaninya dan menikmati segala prosesnya. Ternyata setelah dirasakan, dijalani tidak sesulit yang dibayangkan. Dan Alhamdulillah semua berjalan lancar, saya tidak merasa kesulitan lagi dalam membagi waktu antara Pendidikan CGP, tugas sekolah, dan tanggung jawab terhadap keluarga dapat saya selesaikan dengan baik. Selain itu, saat menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di dalam pembelajaran saya merasa senang karena ada hal yang berubah menjadi lebih baik pada diri murid-murid saya. Misalnya dahulu saya banyak melakukan pembelajaran konvensional. Sekarang lebih berpusat pada siswa. Siswa merasa senang karena kebutuhan belajarnya terpenuhi. Semangat siswa untuk bersekolah semakin meningkat. Saya juga merasa bangga karena saya bisa menjadi bagian dari guru-guru hebat di seluruh Indonesia. Sehingga banyak hal yang didapat dari materi ini.

3. Findings (Pembelajaran):

Pembelajaran Calon Guru Penggerak ini menggunakan model Blended Learning ini, artinya kombinasi antara tatap maya, tatap muka dan melalui LMS mengikuti setiap alur tugasnya dengan baik. Alur pembelajaran di LMS dikemas secara MERDEKA (Mulai dari diri, Eksplorasi konsep, Ruang Kolaborasi, Demonstrasi Kontekstual, Elaborasi pemahaman, Koneksi antar materi, dan Aksi nyata) sangat menarik sekali bagi saya, karena membuka wawasan berbagai model pembelajaran yang bisa diterapkan bagi peserta didik di sekolah.
Pengalaman berharga lainnya yang didapat yaitu ketika mendapatkan ilmu tentang pembelajaran berdiferensiasi dan saat berdiskusi dengan rekan CGP serta fasilitator dan instruktur. Mengikuti pendidikan PGP memberi warna baru bagi saya sebagai pendidik karena semua ilmu tentang konsep pembelajaran berdiferensiasi dapat saya pelajari, refleksikan, eksplorasikan, dan diterapkan. Banyak hal yang didapat untuk saya terapkan dalam pembelajaran di kelas saya. Pengalaman yang berharga yaitu mendapatkan imu tentang pembelajaran berdiferensiasi. pembelajaran berdiferensiasi tersebut menyatakan bahwa murid memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, sehingga sebagai pendidik harus mendata terlebih dahulu pengetahuan awal murid. Selain itu, ketika berdiskusi dengan fasilitator, instruktur, dan rekan CGP yang lain banyak sharing pengalaman dalam penyelesaian tantangan dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi ini di sekolah.

4. Future (Penerapan):

Dalam penerapan Modul 2.1 di kelas, saya akan membagi murid sesuai dengan kebutuhannya baik murid yang auditori, audiovisual, visual, dan kinestetik. Sehingga dapat menghasilkan satu tujuan Bersama yang ingin dicapai.

Setelah mempelajari modul 2.1 ternyata pengetahuan saya tentang pembelajaran berdiferensiasi sangat jauh sekali, dan yang saya terapkan di kelas selama ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu dari seluruh materi modul yang telah saya pelajarai, saya akan menerapkannya di dalam kelas dan di sekolah. Tentu saja sebagai pendidik saya berharap akan menjadi lebih baik lagi dalam mengajar, mendidik para peserta didik. Sehingga dapat membentuk karakter, sikap, dan budi pekerti yang baik bagi murid. 

Demikian Jurnal Refleksi Dwi Mingguan saya. Tetap semangat menjadi agen perubahan di dunia pendidikan.

Post a Comment