Saya Melly Artika Retponingtias, Calon Guru Penggerak Angkatan 7 dari SDN Semampir I Kabupaten Probolinggo.
Jurnal ini disusun berdasarkan kegiatan yang telah saya lalui selama dua minggu dari tanggal 23 Februari 2023 sampai 08 Maret 2023.
Dalam pembuatan jurnal dwi mingguan ini saya menggunakan Model 4C, yaitu Connection, challenge, concept, change. Model ini dikembangkan oleh Ritchhart, Church dan Morrison (2011), diantaranya:
1. Connection: Apa keterkaitan materi yang didapat dengan peran Anda sebagai Calon Guru Penggerak?
Dalam modul 2.2 ini saya mempelajari tentang Pembelajaran Sosial dan Emosional. Pembelajaran Sosial dan Emosional (PSE) adalah pembelajaran yang dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh komunitas sekolah. Adapun Kompetensi Sosial dan Emosional, diantaranya:
a. Kesadaran diri
b. Manajemen diri
c. Kesadaran sosial
d. Keterampilan berelasi
e. Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab
Keterkaitan materi pada modul 2.2 ini dengan peran saya sebagai calon guru penggerak yaitu saya dapat mengimplementasi pembelajaran sosial emosional di kelas dan sekolah melalui 4 indikator, yaitu: pengajaran eksplisit, integrasi dalam praktik mengajar guru dan kurikulum akademik, penciptaan iklim kelas dan budaya sekolah, dan penguatan pembelajaran sosial emosional pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) di sekolah.
2. Challenge: Adakah ide, materi atau pendapat dari narasumber yang berbeda dari praktik yang Anda jalankan selama ini?
Selama mempelajari materi pada modul 2.2 ini saya mendapat pencerahan dari fasilitator melalui ruang kolaborasi. Selain itu di dalam ruang kolaborasi, saya juga berdiskusi dengan rekan calon guru penggerak lainnya, kami saling bertukar pikiran tentang penerapan pembelajaran sosial dan emosional dalam kegiatan pembelajaran di kelas dan menerapkannya pada pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah. Selain itu, kami juga belajar bersama di elaborasi pemahaman bersama instruktur dan rekan calon guru penggerak dari kelas lain. Sehingga saya lebih memahami bagaimana menerapkan pembelajaran sosial dan emosional yang dapat dituangkan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran.
3. Concept: Ceritakan konsep-konsep utama yang Anda pelajari dan menurut Anda penting untuk terus dibawa selama menjadi Calon Guru Penggerak atau bahkan setelah menjadi Guru Penggerak?
Dalam mempelajari materi pada modul 2.2 ini banyak sekali konsep yang dapat saya terapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Pembelajaran sosial dan emosional dapat kita dituangkan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran, dengan menerapkan Kompetensi Sosial dan Emosional, diantaranya:
a. Kesadaran diri
b. Manajemen diri
c. Kesadaran sosial
d. Keterampilan berelasi
e. Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab
Hal itu dapat saya kembangkan terus menerus tidak hanya selama menjadi calon guru penggerak, tetapi juga setelah menjadi guru penggerak.
4. Change: Apa perubahan dalam diri Anda yang ingin Anda lakukan setelah mendapatkan materi pada hari ini?
Setelah saya mempelajari modul 2.2 ini ternyata Kompetensi Sosial dan Emosional dapat saya kembangkan terus menerus dalam kegiatan belajar mengajar, diantaranya:
a. Kesadaran diri: kita dapat mengajak murid untuk mengenal emosi diri menggunakan roda emosi plutchik, mengeksplorasi macam-macam emosi diri, mempraktikkan kesadaran penuh, menjelaskan emosi yang dirasakan.
b. Manajemen diri: kita dapat mengajak murid untuk mengelola emosi dan perasaan kita, menumbuhkan empati dan saling menghormati, mengeksplorasi cara-cara mengelola emosi yang muncul, mengidentifikasi pengelolaan emosi diri yang tepat, menggunakan praktik kesadaran penuh (mindfulness) dalam upaya mengelola emosi.
c. Kesadaran sosial: kita dapat mengajak murid untuk mendemonstrasikan cara berempati pada orang lain, menggunakan kompetensi kesadaran diri dan manajemen diri melalui teknik kesadaran penuh dalam mewawancarai teman sebaya.
d. Keterampilan berelasi: kita dapat mengajak murid untuk meresolusi konflik dan membangun hubungan positif dengan teman sebaya menggunakan i-message.
e. Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab: kita dapat mengajak murid untuk mengenal konsep pengambilan keputusan yang bertanggung jawab melalui strategi POOCH dan menggunakan teknik kesadaran penuh.
Dari kegiatan tersebut, harapannya guru dan murid dapat lebih mengenal rasa sosial dan emosional dari diri sendiri dan orang lain.
Demikian Jurnal Refleksi Dwi Mingguan saya. Tetap semangat menggerakkan orang lain untuk tergerak dan bergerak!

Post a Comment