PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN
Saya Melly Artika Retponingtias, Calon Guru Penggerak Angkatan 7 dari SDN Semampir I Kabupaten Probolinggo.
Jurnal ini disusun berdasarkan kegiatan yang telah saya lalui selama dua minggu dari tanggal 31 Maret 2023 sampai 15 April 2023.
Dalam pembuatan jurnal dwi mingguan ini saya menggunakan menggunakan Model DEAL (Description, Examination and Articulation of Learning)yang dikembangkan oleh Ash dan Clayton (2009), diantaranya:
DESCRIPTION
Dalam dua minggu ini, saya mempelajari Modul 3.1 tentang Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan sebagai Pemimpin. Banyak kegiatan yang saya lalui, dimulai dari mempelajari Mulai dari Diri, Eksplorasi Konsep yang saya pelajari secara mandiri di LMS. Selanjutnya saya berdiskusi bersama teman kelompok saya di Ruang Kolaborasi yang dipandu oleh Fasilitator. Kami berdiskusi untuk menganalisis studi kasus dengan menggunakan paradigma, prinsip, dan 9 langkah pengujian pengambilan keputusan. Selanjutnya hasil diskusi, kami presentasikan di ruang kolaborasi melalui Gmeet di LMS.
Disela-sela mempelajari Modul 3.1 terdapat kegiatan yang sangat berkesan sekali yaitu kegiatan Pendampingan Individu 4 yang dilaksanakan pada hari Selasa, 11 April 2023. Kegiatan Pendampingan Individu 4 sangat berkesan bagi saya karena saya bisa menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, sosial dan emosional, serta menerapkan budaya positif. Kegiatan ini di observasi langsung oleh Pengajar Praktik, Ibu Maria Luis Marganingsih.
EXAMINATION
Dari kegiatan yang telah saya lalui selama dua minggu, saya mendapatkan sebuah pengalaman baru yaitu saya melakukan wawancara kepada kepala sekolah dalam menerapkan pengambilan keputusan sebagai pemimpin terutama kasus dilema etika. Intinya, sebagai seorang pemimpin, perlu adanya kolaborasi dengan kepala sekolah, rekan guru dan wali murid dalam membimbing dan mengembangkan murid secara optimal sesuai potensi dan kodratnya. Sehingga murid memiliki karakter yang baik dan unggul serta dapat meraih masa depan yang bahagia.
ARTICULATION OF LEARNING
Pengambilan keputusan adalah suatu kompetensi atau skill yang harus dimiliki oleh guru dan harus berlandaskan kepada filosofi KHD yang dikaitkan sebagai pemimpin pembelajaran.
Pengambilan keputusan harus berdasarkan pada budaya positif dan menggunakan alur BAGJA yang akan mengantarkan pada lingkungan yang positif, kondusif, aman dan nyaman (well being).
Dalam pengambilan keputusan seorang guru harus memiliki kesadaran penuh (mindfulness) untuk menghantarkan muridnya menuju profil pelajar pancasila.
Dalam perjalanannya menuju profil pelajar pancasila, ada banyak dilema etika dan bujukan moral sehingga diperlukan panduan sembilan langkah pengambilan dan pengujian keputusan untuk memutuskan dan memecahkan suatu masalah agar keputusan tersebut berpihak kepada murid demi terwujudnya merdeka belajar.
Demikian Jurnal Refleksi Dwi Mingguan saya. Tetap semangat Terus Tergerak, Bergerak dan Menggerakkan untuk pendidikan yang lebih baik.

Post a Comment